Lilypie Kids Birthday tickers

Pasangan

Bunda kenapa mau nikah sama ayah?
Karena Bunda sayang Ayah. Itu coba ditanya kenapa Ayah mau ngajak Bunda nikah.
Iya.. aneh.
Aneh kenapa?
Kenapa Ayah mau ngajak Bunda nikah. Aneh.

Maksudnya? Emaknya ga pantes dinikahin gitu? Gitu?

Pasangan itu apa sih bunda?
Kayak ayah bunda gitu, nikah, dua orang jadi satu, buat selamanya.
enggak ah.. ibu X (temannya) dulu nikah sama bapaknya. Terus sekarang enggak lagi. Ada bapak barunya.
siapa yang cerita?
X
iya yang gitu juga ada.. tapi semua maunya untuk selamanya. Tapi ga semua bisa.

Kalian ngobrol apa sih di sekolah? *geleng-geleng* tapi mungkin contohnya juga berat ya. Kalau dicontohin sepatu ada kanan-kiri, tangan kanan-kiri, kaos kaki, dll mungkin lebih sederhana.


Bunda seks itu apa?
*panik...panik* itu jenis kelamin. laki perempuan.
Bukannya yang cium-cium itu?
Iya itu juga.. buat yang udah nikah.

selamat datang. *tarik nafas panjang biar ga panik*
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Tersinyalir Apple Fan Boy

Bunda.. laptop bunda mereknya apa
Acer
Kog Acer? Kenapa ga Apple? Bitten apple. *Disini bapaknya mulai ngikik jumawa*
Karena Bunda cuma butuh buat nulis. Acer cukup kog. Kalau Apple lebih mahal.
Tapi Apple keren. bunda.
Keren tapi mahal dan bunda ga butuh. Buat apa mahal-mahal. Ayah butuh buat kerjaan ayah. Bunda enggak.
Nanti laptop adek apple aja. Keren. Bitten apple.
Amin. Dan bukan karena itu keren ya sayang.. tapi karena kamu butuh.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Hampir kelas dua

Udah bisa ikat tali sepatu sendiri. Dan iya.. emaknya ikut ngajarin. :D Masih belum bisa buka simpul mati. Nanti ya Dek.. belajar pelan-pelan. Mengurai simpul mati itu butuh kesabaran.

Sudah bisa potong kuku sendiri. Jadinya ga mau dipotongin lagi.

Tiga kali menjadikan pensil sebagai cotton bud. Berakhir dengan dimarahin emak-bapak yang cemas.

Maunya dipanggil kakak. Akhirnya. Setelah dari kemarin masih keukeh dipanggil adek karena adek bayi belum lahir.

Bikin boneka, buat latihan menjaga adek bayi.

Mencoba mengirim MMS ke Bapaknya.

Milih mainan seram-seram di Dufan. Hih. 

Apalagi ya... sekarang lagi doyan minta dipeluk. Iya sayang.. emak juga kangen.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Weekend pertama di bulan April

Weekend kemarin ada yang ngomong "Bunda.. pegang nenen ya.. ini hari terakhir kan.." di malam senin. Yuk.. brebes mili.

Weekend kemarin ada yang berenang dari zuhur sampai isya. Gitu magrib langsung mandi (sendiri) sih tapi nunggu ayah bunda yang masih berenang hingga ketiduran di kursi restoran. Sangking lamanya berenang, Nandra bolak-balik nempel ke rombongan orang lain. Nyari teman. Kalau begini baru berasa ya kelamaan jadi anak tunggal. Orang lain datang rombongan. Ini kita cuma bertiga. Waktu kecil dia senang-senang aja main sama emak bapaknya. Udah gede kan mau main sama temannya. *pukpuk Nandra*

Persoalan tentang teman ini bikin kita (ayahnya terutama) berniat nyari kostan dekat rumah lama. Di rumah baru ini anak-anaknya jarang main keluar, di dalam pagar aja. Ada yang udah Nandra kenal tapi ga mau diajak main keluar. Maunya main PS dan komputer. Yah.. buat apa. Padahal anaknya udah jalan kemana-mana nyari teman.

Hmm... mungkin weekend depan bisa diajak main ke lapangan atau mesjid sore-sore. Biar ketemu teman baru. Biar janjian tiap sore ke lapangan. Dicoba dulu sebelum memutuskan ngekost di daerah lama. Hahaha. 

Ribet ya urusan teman ini? Ribet sebenarnya.. karena nandra biasa main di luar sama banyak teman.. gitu cuma main di rumah, sendirian.. dia mulai emosian. Ga tersalurkan energinya. Berat badannya juga naik. Jadi emak bapaknya khawatir. Aplaagi pas ditelpon lagi main sepeda.. sendirian.. di dalam rumah.. ihhh ini hati berasa diremet-remet.

Weekend kemarin ada yang makan ikan hiu untuk pertama kalinya. Emak-bapaknya juga belum pernah makan. Dan ga kepengen karena takut merusak alam. Tapi Nandra mau tau.. yah sudah coba satu. Ga habis. Cukup lah buat mau tau ya dek.

Weekend kemarin ada yang senang karena bakal punya adek cowok. Hahaha. dan heboh di dokter minta di-USG juga. Mmmm nanti ya dek kalau mood pak dokternya lagi enak. Atau kita main ke bidan aja? hahaha.Pas di dokter anak juga nandra heboh nyoba stetoskop. Hihi. Dulu waktu emak bapaknya kecil gitu juga ga sih? apa jadi anak pendiam yang menurut ga berani ngutak-ngatik macam-macam?

Dan hari seninnya ada bapak-bapak telat bangun padahal sudah ngobrol di telepon dengan istrinya yang membangunkan dari Jakarta. Nandra jadi telat. Ga berani sekolah karena nanti dihukum harus menulis sambung. Ya bu guruuuu coba itu metode hukumannya diubah. Dan karena kesalahan tidak di pihak anak, ga bisa dipaksa sekolah. Yo wis kita ganti jadi main ke museum saja ya Dek. 
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Ngoceh-ngoceh

Pagi ini ada yang berangkat ke sekolah dengan rambut baru hasil potongan sendiri. Iya potong sendiri. Sia-sia sudah potongan rambut seharga 30ribu-nya Barbershop vanila. Bocel-bocel dong. Mana bagian rambut yang bisa dipotong, maka dipotong sampai habis sama anaknya. Belum ada fotonya, karena takut anaknya jadi ga pede. Hahaha.... iyee dia pede saja sama rambut potongan baru itu. Padahal bapaknya sudah sport jantung liat anaknya bocel-bocel.

Tadi malam ada yang ngomong dengan sedih melihat bapaknya yang sedang tiduran dan memangku laptop.

"Perut ayah sedang dinikmati laptop" 

Saat ia bilang perlu tummy untuk tidur, dan emaknya sudah berasa sesak napas tanpa perlu ditimpa kepala anaknya.

Tadi malam juga ada yang ngajarin emaknya Bahasa Inggris.

"Ber (bear) Bunda, bukan biir (beer). Nanti orang bingung Bunda ngomong apa"
"Kalau wind, win apa wain?"
"Win bunda"
Jadi Nak, saat dirimu bertanya bagaimana membedakan cool keren dan cold dingin, mohon maaf ya.. emak belum tau. Pronounce, grammar, dan vocabulary Nandra sudah melampaui emak bapak. Kadang-kadang kalau Nandra ngoceh bahasa inggris, ga ketangkep dong sama telinga ini. Hahaha.

Tapi untuk beberapa hal, percayalah emak bapakmu  ini kompeten. *melirik anak gede yang lebih percaya sesuatu kalau keluar dari guru/teacher daripada emak bapaknya*  *gelar ijazah SD sampai kuliah*

Hari Jumat kemarin ada yang ga mau pakai baju yang dibeliin emaknya. Emaknya sedih. Tau-tau di setiap hari di weekend itu dia pakai baju baru dari emaknya. Diam-diam.  Sempat ga mau dipeluk-peluk juga di hari pertama, tapi besok-besoknya mau dipeluk dan dicium-cium.

Ada yang bilang emaknya pintar karena berhasil main My Laboratory sampai hampir finish.

Ada yang bilang pempek bikinan Ayah lezat sekali. Dan Bapaknya senyum-senyum bahagia.

Ada yang dua hari (apa tiga hari) ga makan nasi, tapi ngemil roti, biskuit, keripik, pempek, nata de coco, dan banyak lagi.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

makan di HDL dan air kelapa

Hari itu kita makan seafood di HDL, sebelum mencari baju buat Nandra. Anaknya sudah besaaaar. Baju dan celananya banyak yang ga muat.

Beberapa kali makan di HDL Nandra pasti jawab "Ada snail ga?" setiap ditanya mau pesan apa. Nandra kira seafood itu siput. Jadi ekspektasinya makan siput, bukan seafood.

Malam itu karena dia maunya sapi (sepertinya lagi bosan makan cumi/udang. setiap dibikinin ga pernah habis padahal dulu rajanya) Nandra pesan bistik sapi dan jus alpukat. Emak bapak ya mesan ikan saja, mempertimbangkan kolesterol dan tekanan darah. Tapi tetap cah kangkung komplit pakai cumi, udang, dan telur puyuh. Hahaha. 

Saat dengar ayah bunda pesan ikan bumbu, nandra langsung mau.. batal deh mau pesan saus padang/rica-rica/sambal hijau. Jadinya kerapu asam manis saja. 

Yang pertama datang bistik sapi pesanan Nandra. Bumbunya pedas (buat lidah Nandra ya) jadi aja yang makan bumbunya Ayah.. Nandra makan bistiknya saja. Waktu Bunda mau siap-siap nyuapin anaknya ngomel "Adek mau makan sendiri, disulangin kayak anak kecil aja." Ngomel, soalnya nandra ini ngomongnya suka ketus. Hiks. Huh.. padahal di rumah kadang-kadang masih minta disuapin.

Yang kedua datanglah Ikan kerapu asam manis. Nandra ambil sepotong. Dan kepanasan. Jadinya disuwir-suwir bunda. Nah disini sudah mulai nanya minumnya mana? kog ga datang-datang? Ga tau kenapa HDL malam itu lamaa banget pesanannya datang. Jadi bunda sodorin saja teh tawar hangat yang harus diminum pelan-pelan. Berhubung haus, walau dia bilang kepanasan, tetap diminum beberapa kali.

 Kemudian datanglah es kelapa ayah.. yang dihabiskan 3/4 nya oleh Nandra. hoho.. ayah senyam-senyum sambil bilang "Tadi ayah minta bistik dikit Nandra bilang kebanyakan. Sekarang es kelapa ayah diabisin."

waktu dia lihat es kelapa murni bunda, nandra langsung berbinar 

"wowww.... ini lebih gede mauuuuuu"

Secara satu butir utuh ya.. Tapi pas diminum langsung dilepeh. hahah.. rasanya ga manis kayak minuman lain mungkin. Dia ga suka.

Terus bunda bilang aja.. "dulu waktu bunda hamil adek bunda minum ini lohhh"

"iyaaa tapi adek kan ga tau.. ga tau rasanya waktu di perut"
"tapi ini yang bikin adek ganteng.." *iyes emak lebai*
"kiyut juga?" sambil kedap kedip senyum centil
"iya kiyut jugaa.." 

Surga. lihat ekspresinya.
Surga, karena anaknya kadang-kadang sudah mau dipeluk.
Surga, karena sekarang ngajak bunda main ps.. terus ketawa bahagia karena emaknya kesal kalah melulu. Aku anak nintendoooo bukan PS. (tapi harus lebih menahan sabar biar bisa main lama... eike ga sabarna kalau kalah terus)
Surga, karena diajak main doors and rooms.

BTW, sekarang baju Nandra lebarnya sudah dua jengkal lima jari saja (ukuran 16). Gede ya.. Celana jeannsya juga sudah cari yang dewasa (ukuran 21). Bukan karena tingginya sih.. tapi karena perutnya. Perut ayah dan grandpa.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Cleaning A Room Like Emaknya

Suatu weekend, Anak besar ini mendadak meminta emak-bapakanya keluar dari kamarnya. Kamar Nandra tentunya. Emak bapak lagi numpang leyeh-leyeh di kamar Nandra karena kasur kita lagi dijemur.

Nandra : Adek mau beresin kamar, Ayah Bunda keluar dulu.

yo wes lah kita keluar. Mumpung Nandra mau beberes.

Sambil Nandra berberes, emak nonton tivi. Bapak balik mengerjakan kerjaan.

Nandra mondar-mandir. Ngebalikin Handphone Aybun yang ditaruh di kamar Nandra ke kamar Aybun.
Mondar-mandir ngambil spidol Nandra yang di kamar Aybun ke kamar Nandra.
Mondar-Mandir buang sampah ke tong sampah.

sambil ngomel

"Kalau sudah habis dibuang, bukannya disimpan." sambil buang botol aqua kosong.

Emak ngikik.

Bapak "Tuh.. beberesnya kayak dedek, sambil ngomel..."

Hahaha.. iyaaa kaya bunda beberesnya. Bukan sekedar menyingkirkan barang-barang ke pinggir tapi mengembalikan barang ke tempatnya lagi.

Selesai beres-beres (yang mana bikin kita berdua takjub..  itu kamarnya bersihhhh banget. Bantal rapi. selimut rapi, meja belajar rapi, baju di lemari semua) Bunda numpang tidur di kamar Nandra.

Selesai numpang tidur, ada yang ngomel..

"Ini siapa sih habis tidur? Beresin lagiiiii"

Iya, persis emaknya.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS