Lagi musim layangan dan di sekolah Nandra bikin layangan sendiri. Ada ekornya.
Btw, setiap hari senin Sekolah mengadakan economics day. Setiap anak bergantian jualan. Banyak yang jualan permen dan cemilan ber-msg. Bunda ga suka. Waktu giliran Nandra, Bunda ga sempat beli macem-macem karena baru balik dari depok nengokin Baby Razan. Jadi Nandra jualan Yupi bentuk buah-buahan. Repot deh. Bunda kan belinya yang satu toples. Pagi-pagi ke warung nyari plastik sambal. Masukin dua-dua. Plastiknya dibakar pakai kompor biar ga jatuh. Kenapa pakai kompor Bunda? Soalnya ga sempat beli lilin lagi. Jadi aja ga rapi jualannya.
Trus hari itu ada anak yang jualan telur rebus. Raihan namanya. Hebat deh. Kreatif. Murah dan sehat trus anak-anak pasti suka. Kog Bunda ga kepikiran ya. Hihi
Tema belajar bulan ini adalah transportasi, craftnya bikin lunch box dengan hiasan kereta api. Yang gunting-gunting ibu guru sih. Nandra tinggal nempel.
Tapi udah rapi kan nempelnya.
Berhubung ada hiasan yang digambar dengan spidol, lunch boxnya ga dicuci. Cuma disiram air sedikit. Isinya juga cuma yang kering-kering biar ga kotor banget.
Anak Langit menggunakan metode reward sebagai pembelajaran. Setiap anak yang berlaku baik akan mendapat sticker di kartunya. Nanti di akhir semester dihitung. Siapa yang mendapaatkan sticker terbanyak dapat hadiah.
Dan semester ini Nandra peraih sticker terbanyak. Yay!
Tanggal 25 Desember kemarin, Nandra bagi rapor semester pertama sekaligus pentas seni. Minggu-minggu terakhir sekolah sudah tidak ada kegiatan belajar, cuma persiapan panggung aja. Setiap pulang sekolah Bunda selalu nanya "Tadi latihan panggungnya gimana? Nyanyi apa? Narinya gimana?" Dan selalu dijawab Nandra "Ga tauuuuu.... Ga ingat" Haduhhhh! Gimana waktu pentas ya..
Lokasi pembagian rapornya di Tabuga, Punclut. Tabuga ini merupakan tempat makan dengan pemandangan kota yang dilengkapi flying fox, ATV, fun boat, ladang jagung, dan arena field trip gitu. Yang punya Tabuga mamanya Reisha, jadi deh perpisahannya disini. Apalagi di Tabuga ada panggung yang biasanya digunakan untuk live music.
Sembari nungguin adik-adik PG pakai kostum Nandra bantuin Ayah ngebongkarin celengan teman-teman karena celengannya keras banget, sehingga orang tua yang lain pasti membutuhkan bantuan profesional.
Ayah ahli bongkar celengan? Dulu waktu celengan Nandra udah penuh padahal belum satu semester, celengannya dibongkar Ayah dan uang-uang recehnya diganti Ayah dengan uang gede. sayangnya karena jadi ringan Nandra jadi malas nabung. (-__-) Waktu dibongkar pertama kali isinya 230ribu, sekarang cuma nambah 44rb aja.. ckckckck... *setrap*
Akhirnya setelah dinanti-nanti acara dibuka dengan pembacaan Al Quran oleh Touriq dan saritilawah oleh Zya.
Kostum Panggung Nandra ada tiga. Yang pertama kostum baju tidur. Psst baju tidur astronot kuning ini baru dibeli Bunda khusus untuk manggung. Soalnya Nandra biasa tidur pakai baju Gasibu yang 15ribu-an itu. Baju yang dicuci sekali gambarnya langsung bladus. Hihi. Makanya Bunda secara khusus beli baju tidur baru.
Foto bareng teman sekelas
Kostum ini dipakai untuk penampilan pertama "Aku Bersyukur" dan ternyata nandra ingat-ingat aja kog gerakannya gimana dan lagunya apa.. pyuh.. lega deh.
Kostum kedua adalah menjadi Pohon!
Bareng Rayhan dan Touriq
Yang (seharusnya) dipakai di "Melihat Pemandangan" dan "Guruku" . Cuma pas lagu "Guruku", Nandra ga mau pakai pohon lagi. Tadinya Nandra dapat posisi strategis di panggung. Berhubung panggungnya ga muat beberapa anak diminta turun ke tangga. Tadinya ga ada yang mau turun, begitu Ibu guru minta Nandra turun, nandra langsung mau. Anak baik sih.. hihi. Penurut. Jadi deeh dapat posisi agak-agak strategis.
Kostum terakhir adalah kostum pemain band. Pakai kaos yang dilukis sendiri dan celana jeans saja. Mereka lipsync lagu We Are The Champion nya Queen. Di akhir performance Nandra teriak-teriak karena kecekek tali gitar. Hihi...
Pentas seni selesai sekarang waktunya pengumuman juara-juara. Waktu teman-temannya satu-satu dipanggil naik ke atas panggung menerima hadiah dan piagam Nandra ngeliatin panggung terus. Dapat juara ga ya?
Yay!!! Dapat!! sebenarnya semua anak dapat sih.. hihi
Nandra juara intrapersonal. Dapat bingkisan berisi jam weker winnie the pooh, bros ikan, handuk kue, foto, dan gantungan pintu kamar tidur. Semuanya bikinan bu guru sendiri.
Selesai pembagian hadiah sekarang waktunya economic day, dimana orang tua beserta anak-anak belajar berjualan. Yang lain jualan makanan, Nandra jualan stiker. Tadinya mau jualan GantiBaju.com - nya Ayah, tapi mahal dan repot. Kalau stiker kan gampang dibawa terus ga perlu repot bikin. Selain itu anak-anak pasti doyan. Kalau satu beli yang lain insyaAllah kepingin beli juga. Hihi.
Teorinya Nandra dan Bunda yang jualan, kenyataannya Nandranya malah sibuk main. Bunda jualan sendiri deh, tapi karena nandra sibuk main Bunda sama sekali ga keluar uang buat beli-beli dagangan teman-teman yang lain. Ga ada yang minta dibeliin sih.. hihi.
Nandra sempat bantu-bantu jualan dengan keliling Tabuga sambil teriak "sticker..sticker.. siapa mau beli" saat semua anak sudah beli.. hihi. Jualannya lumayan laku. Untung sedikit, soalnya banyak sticker yang hilang karena ga dijaga Bunda yang asyik ngeliatin Nandra main flying fox. Hahaha.. Ga papa.. kan belajar.
Ini pertama kalinya Nandra flying fox dan langsung nagih minta lagi. Ckckckck. Satu kali fying fox di Tabuga kena biaya IDR 10rb. Flying foxnya bisa tandem sama orang tua. Mamanya Qasha yang lagi hamil juga ikutan dong. Bunda sih nonton aja ya dek.. hihi. Oh ya.. anak-anak PG yang masih dua tahun-an gitu pada berani dong flying fox sendirian. Hebat!
Acara kali ini ditutup dengan panen jagung dan hitung celengan. ga ada dokumentasinya karena baterai kameranya habis. Hihi. Happy Holiday semua!!! Nandra liburnya tiga minggu!
Berhubung TK Nandra tidak bilingual, AyBun mendaftarkan Nandra kursus Bahasa Inggris. Cari-cari tempat lesnya juga sudah dijalankan jauh sebelum Nandra masuk sekolah. Pilihannya ada dua, The British Institute (TBI) atau English First (EF) .
Dulu waktu Bunda les di TBI pernah dapat tutor yang aslinya mengajar kelas anak-anak dan ternyata galak. Iya galak. Karena itu AyBun lebih condong milih EF. Apalagi lokasi EF yang di jalan Banda jauh lebih dekat ketimbang lokasi TBI yang di jalan Jawa.
Jadilah kita bertandang ke EF. Sebelum mendaftar di kelas Small Star Nandra dapat kesempatan dua kali trial. Pas trial ketahuan deh kalau Nandra belum mau mengikuti aktifitas di kelas. Dia juga bolak-balik keluar kelas, yang betah cuma main komputer aja. Beneran anak programmer ini sih.
Melihat hasil trial itu AyBun memutuskan Nandra belum siap. Harus sekolah dulu. Kalau sudah biasa sekolah baru deh kita balik kesini.
Beberapa bulan sesudah Nandra terbiasa sekolah, kita kembali. Kali ini Nandra sudah mau ikut aktivitas di kelas. Sayangnya kelas yang tersedia cuma kelas yang sedang berjalan. Artinya Nandra jadi anak baru deh. Ya sudah dicoba saja daripada tidak les sama sekali.
Satu kelas terdiri atas enam orang anak . Di kelas Nandra semuanya lelaki. Awal les Nandra duduk sendiri, lama-lama mulai gabung. Cuma setiap ditanya nama temannya siapa aja, Nandra ga tau dong. Pyuh!! *lap peluh di dahi*
Kegiatan belajarnya juga menyenangkan, ada nyanyi-nyanyi, menggunting, mewarnai, menulis, membaca, main flash card, games, aktivitas fisik, bagi-bagi sticker, dsbnya. Nandra juga dapat akses ke ILab nya. Jadi bisa latihan lewat internet di kantor ayah.
Yo wes semoga Nandra betah. Kalau sudah betah nanti kita les taekwondo atau sepak bola atau main drum atau melukis ya Dek.. *emak bapak hari gini* hihi..
Informasi lain:
Kelas anak-anak di Ef itu seminggu dua kali, satu kali pertemuan satu jam.
Small Star untuk anak 3 - 6 tahun (IDR 1.560.000 / 4 bulan ditambah biaya pendaftaran IDR 60.000, dan paket alat belajar -seperti di foto- seharga IDR 450.000)
High Flyer untuk anak 7 - 9 tahun (IDR 1.350.000 / 3 bulan, ditambah biaya pendaftaran IDR 60.000 dan buku seharga IDR 195.000)
Trailblazer untuk anak 10 - 12 tahun (IDR 1.440.000 / 3 bulan, ditambah biaya pendaftaran IDR 60.000 dan buku seharga IDR 195.000)
Trailblazer Teenager untuk anak 13 - 15 tahun (IDR 1.440.000 / 3 bulan, ditambah biaya pendaftaran IDR 60.000 dan buku seharga IDR 195.000)
Kelas Small Star itu terdiri atas empat buku (Blue, Green, Orange, dan Red Book. Nandra sekarang di sesi akhir Orange Book)
Di Anak Langit ada pembagian rapor tiap tiga bulan. Rapornya ga pakai nilai-nilai gitu secara masih TK. Cuma perkembangan Nandra aja gimana. Bulan ini rapornya baru dibagi. Lumayan telat sih ;p
Jadi berdasarkan pengamatan bu Lilis (kepala sekolah sekaligus psikolog) tinggi dan berat badan nandra proporsional.
Sosialisasinya bagus. Disukai teman-teman. Terutama teman wanita. Jadi rebutan malah. Setiap hari Zya dan Reisya rebutan siapa yang duduk di sebelah Nandra. Kata bu guru itu karena Nandra baik, perhatian, dan lembut. Berbeda dengan teman-teman lelaki lainnya yang masih grasak grusuk. Kata teman bunda masa sih anak TK udah kenal lelaki baik? Taunya lelaki cakep aja kali.
Hihi... Mungkin karena Nandra pernah membagi kerupuk ke teman-teman perempuannya. Ayah senyum-senyum bangga waktu tau Nandra jadi rebutan. Bunda sih senyum-senyum juga sambil berdoa "Jadi lelaki yang baik ya sayang, yang menjaga perasaan perempuan"
Nandra juga termasuk anak yang baik. Kalau ada teman yang merebut kursinya, ia akan meminta. Kalau temannya memaksa Nandra mengalah daripada ribut-ribut. Ia akan mencari kursi lain dan meneruskan bermain dengan senang. Cuek, ga pakai ngambek. Temannya yang sebal karena sudah diganggu Nandra adem ayem saja.
Kalau temannya "mengusir" Nandra dari kursi baru tadi, baru Nandra tidak mau mengalah. Ga ngajak berantem juga. Cuma nyuekkin saja sampai bu guru datang karena temannya ribut. Kata bu guru ini bagus. Berarti Nandra punya harga diri. Tidak terus-menerus mengalah sehingga jadi bulan-bulanan. Alhamdullilah. Senang sekali. Bisa membela diri tanpa menjadikan berkelahi sebagai solusi.
Nandra juga anak yang patuh kata bu guru. Waktu teman-teman gengnya berpetualang jalan kaki ke rumah salah seorang murid yang jauuuuuh sekali (melewati sungai yang kalau hujan besar bisa mendadak banjir) Nandra tidak ikut dengan alasan "Kata Bunda tidak boleh". Huhuhu.. jadi berasa Bunda galak. Tapi ga masalah, kalau kemarin ikut gimana? Bandung lagi musim hujan gitu. Kalau jatuh ke sungai gimana? Ga ada orang dewasa yang nemanin. Kalau diculik bagaimana? Haduh.
Sangking patuhnya, Nandra tidak diajak main oleh teman-teman gengnya. Karena nanti kalau mereka mau ngapain-ngapain dilaporin ke bu guru. Pantesan sudah beberapa minggu Bunda lihat Nandra tidak bermain dengan Fatih dan Kilat. Padahal dulu sohib banget.
Kata Nandra karena tidak diajak Kilat main. Ya sudah tidak apa-apa. Ada teman yang lain kan? Kata Ayah ini sih kuat-kuatan siapa cueknya. Bunda sih takut nandra ga bahagia di sekolah karena tidak ada teman main. Tapi ga apa-apa. Belajar. Semoga cepat main bareng lagi. Kalaupun tidak semoga Nandra tetap senang di sekolah ya.
Yang jadi catatan bu guru adalah kemampuan motorik kasar dan halus Nandra. Juga rentang kosentrasinya.
Anak 4 tahun dituntut harus bisa diam selama 15 menit. Nandra bisa diam, tapi ada saja yang gerak. Tangan diam, kakinya goyang-goyang. Kalau diminta kakinya diam, Nandra tidak berhenti bicara. Saat diminta diam, matanya yang bergerak kesana kemari.
Nandra juga sering jatuh. Setiap wudhu nandra juga basah sekali (di rumah juga kayak mandi setiap ambil wudhu). Saat diminta hati-hati ekspresi Nandra heran dan bingung. Kalau diterjemahin " Nandra udah hati-hati kog, ini hati-hati. Tapi jatuh juga. bukan ceroboh." Begitu juga saat kegiatan lompat tali, Nandra melompat tidak seperti teman-temannya walau dia inginnya seperti itu.
Bu guru lalu menanyakan riwayat kehamilan dan melahirkan Bunda. Semuanya normal kecuali Nandra tidak langsung nangis. Berhubung lahir di bidan, ga ada deh catatan nilai Apgar Nandra berapa. Berhubung Ayah masih shock liat proses melahirkan, ayah malah ga ingat Nandra langsung nangis apa ga. Berhubung Bunda habis melahirkan ya waktunya pakai filling saja. Rasanya cukup lama. Hihihi.
*hikmahnya cari dokter kandungan harus yang bagus, jangan dokter yang dibilang sudah kontraksi dari kemarin masih periksa lewat USG dan bilang paling cepat Januari*
Bunda juga ditanya perkembangan tumbuh kembang Nandra. Yang bunda ingat Nandra sudah bisa ngesot (bukan merangkak) dan panjat pagar di umur 5 bulan. Merangkak sebelum setahun. Jalannya lama. Setahun lebih. Bisa lancar ngomong juga setelah dua tahun. Ga ingat detailnya. kata bu guru itu pentingnya orang tua punya diary bayi. Karena ini pertanyaan standar setiap orang tua ke dokter atau ke psikolog. Dan milestone perkembangan bayi itu diamati. Kalau telat langsung dibawa ke dokter tumbuh kembang anak. Dan membawa anak ke psikolog minimal setahun sekali, jadi kalau ada apa-apa bisa langsung ketahuan.
Jadi bu guru curiga ada yang salah dengan syaraf Nandra karena proses melahirkannya seperti itu. Untuk tahu lebih lanjut harus ada observasi. nanti bisa diketahui yang kena yang mana. Perlu terapi atau cukup latihan di rumah. Ya sudah AyBun jadwalkan observasi untuk Nandra.
Untunglah sekolah di Anak Langit yang ditangani psikolog. jadi langsung ketahuan. Soalnya ini akan sangat mempengaruhi proses belajar Nandra. Dilabeli ceroboh padahal itu bukan karena dia tidak hati-hati. Tapi karena tubuhnya yang tidak bergerak sesuai perintah otaknya. Dilabeli bodoh karena tidak bisa menjawab padahal karena syaraf penerimanya yang kabur. Postingan efeknya saat anak di usia sekolah akan bunda bahas di postingan lain ya.
Ya sudah itu saja. Doanya ya semoga terapi Nandra berjalan lancar.
Minggu kedua Nandra sekolah.. udah bisa ditinggal. Yippie. Cuma masih suka telat.. hahaha.. bangunnya sih cepat tapi abis bangun mau nonton dulu, main ps dulu, makan dulu, berendam dulu... *pyuhhh ngelap keringat*
Nah kemarin mulai ada kegiatan berenang di sekolah.. di halaman doang sih.. jadi bukan berenang kli ya? Main air :p
Ekspresinya bahagia banget kan? hihi. Trus Nandra satu-satunya yang pakai celana renang nan seksi itu.. yang lain pakai yang "tutup aurat" semua. Hahaha.. aduhh.
ini sama sahabatnya-kata Nandra-namanya Adit
Ini Zya satu-satunya anak perempuan. Yang laki pada main berantem Zya ketakutan di pinggir tapi ga mau keluar
Kolamnya keren deh ga usah dipompa-pompa gitu cukup pakai besi-besi ringan. Kalau selesai tinggal copot besinya dan buang airnya terus dijemur deh. Bahannya juga kuat..karena diloncat-loncati (pakai tenaga super kuat) sama anak-anak ga robek. Kalau robek cukup ditempel lakban.. Aihh jadi pengen.
Iya mulai tanggal 19 Juli 2010 kemarin Nandra sudah sekolah di TK Anak Langit. Setelah muter-muter nyari sekolah akhirnya kita putuskan saja sekolah pertama Nandra di Anak Langit. Alasannya karena pendekatan psikologisnya bagus, cocok sama Ayah Bunda yang haram pakai kata "jangan" dan marah-marah serta paksa-paksa. Pokoknya mau sekolah yang main sambil belajar. Trus karena muridnya cuma 10 orang dan dipegang oleh 2 orang guru kita ngerasa klop juga. Nandra kan baru mulai sekolah jadi kalau cuma 10 orang bisa cepat akrab dan ga rame banget. Terus gurunya juga bisa fokus sama perkembangan anak.
Mereka juga diajarin ngaji dan doa, jadi Ayah Bunda bisa tenang deh.. walau ga bilingual ga masalah buat Ayah soalnya biaya sekolahnya yang masih terjangkau bikin bunda bisa spare money di les bahasa Inggris.
Lokasinya yang di Ciumbeulit (UNPAR keatasnya lagi) bikin udaranya masih sejuk banget. Enak deh.. konsekuensinya harus berangkat pagi-pagi biar ga telat masuk. Masuk jam 8 boo. Sayangnya permainan indoornya sedikit. Ayah sampai kepengen bawa mainan Nandra ke sekolah. Tapi gapapa deh mainan outdoornya bagus kog.. biar kecil semua lengkap. Ada panjat tebing, panjat tali, perosotan, ayunan, jembatan, kolam pasir, etc.
Terus waktu Bunda minta nandra naik perosotannya lewat panjat tebing bukan lewat perosotan, gurunya bilang ga apa-apa.. kan anak-anak cari tantangan. Ohh oke deh... asal ga menganggu teman-temannya :) Soalnya Bunda selama ini ngajarin Nandra harus mengikuti peraturan, tapi kalau jadi ga berani nyoba macam-macam ga asik juga kli ya..
Teman-teman Nandra juga sopan-sopan, pada bilang permisi dan ga rebut-rebutan. Bahkan yang kecil-kecil udah berani manjat-manjat tanpa dipegangi.. hebat!
Hari Pertama Bangunnya ga telat. Tapi ga mau mandi. Maunya main PS dulu sama ayah. Udah gitu mau nonton dulu sambil sarapan, cuci muka langsung cabut. Di sekolah nandra ga mau masuk ke kelas, maunya main ayunan aja.. Bunda bujuk juga ga mau. Ya sudah pelan-pelan aja.
Hari Kedua, Udah mandi nih.. tapi ga sarapan. Hiyahh. Jadi semenjak hari kedua sampai hari ini Nandra selalu mandi. Cuma kadang-kadang sarapan, kadang-kadang ga. Kadang-kadang cuma minum susu aja.
Waktu Bunda tinggal mulai nangis deh.. Bunda sih tega aja.. cuma ayah yang ga tega nih.. hihi. Takutnya kalau dipaksa ditinggal malah jadi ga mau sekolah. Ya udah Bunda tungguin. Kata ibu guru nangisnya ga beneran kog walau ada air mata. Kalau nangisnya benaran pasti ibu guru minta Bunda tinggal. Ooo gitu.
Dan nandranya masih keluar masuk kelas. Ga papa.. pelan-pelan aja.
Hari Ketiga, waktu Bunda tinggal nandra ga nangis walau masih ga mau. Sebenarnya ga bunda tinggal sih. Bunda nunggu sebentar di belokan sambil baca novel dan main twitter. Hihi.. habis selama MOS (Masa Orientasi Siswa) jam belajarnya cuma sejam.. bujuk nandra masuk aja udah setengah jam, kalau bunda pulang.. bisa-bisa telat jemputnya, bunda ga nepatin janji, trus nandra ngomel bilang bunda lama.
Udah mau masuk kelas dan diam.. walau mainnya lumayan lama di luar baru mau ikutan masuk kelas. Ya gapapa.. ada kemajuan kan.. *kecup*
Hari ini bikin craft. Bikin star yang ada mulut dan mata... Starnya nandra matanya banyak.. ini Monster katanya.
Dan dapat hasil kerajinan tangan anak ini bikin senang ya.. hihi.. ayah juga senang-senang gimana gitu. Cuma nandra ga mau starnya dipajang di rumah.. ya sudah bunda pajang di blog aja. Moga-moga sama gurunya diperbolehkan berkreasi sebebasnya.. Jadi ga gambar gunung dua, ditengahnya matahari, ada jalan panjang dan kiri kanan sawah melulu kayak bunda waktu kecil. hahaha
Hari Keempat, Nandra ga nangis ditinggal Ayah Bunda. Walau masih belum mau baris. tapi begitu teman-temannya pada masuk Nandra langsung masuk. Awalnya diam aja di kelas, cuma liatin temannya ngapain. Lama-lama ikutan nimbrung. Alhamdullilah.
Hari ini menghias sandal, pakai kain flanel dan lem "tikus", aslinya sih lem kayu, tapi kata nandra ada gambar tikus di lemnya. Jadi itu lem tikus :) hihi. Katanya semua nandra yang lem sendiri.. rapi juga.
Sayangnya ga bisa dipakai karena kekecilan.. kaki nandra besar bu :))
Hari Kelima - hari terakhir MOS- , iya sekolahnya cuma lima hari. Hari ini waktu Bunda tinggal nangisnya Nandra keras. Awalnya sih enggak tapi karena bunda ga tega (gantian sama ayah, hari ini malah ayah yang tega) makin lama makin keras. Aduhhhh.
Di sekolah makannya habis, ada yang tumpah sih.. ga tau banyakan yang tumpah apa banyakan yang dimakan. :P. Soalnya belum boleh main kalau makanannya belum habis. Dan Bunda rada parno gitu. Di rumah kan Nandra ga pernah dipakas ngabisin makanan. Kalau sudah kenyang ya udah berhenti. Tapi moga-moga enggak soalnya sebelum masuk kelas ibu gurunya nanya "Biasanya makannya banyak apa sedikit? Tadi sarapannya banyak?"
Dan bunda juga bawain makanannya dikit-dikit aja deh, soalnya mereka pada makannya jam 10.. itu kan belum jadwal makan siang Nandra.
Hari ini juga udah mulai belajar huruf walau tiap ditanya belajar apa Nandra selalu bilang ga ingat karena malas cerita :( Setelah ditanya ulang terus-menerus baru bilang kalau belajar huruf yang kayak segitiga.. hihi
Oke.. semoga senang terus ya Nan.. walau sekarang masih bilang ga suka sekolah, ga mau sekolah, walau setiap diantar ke kelas masih ogah-ogahan. Senang terus ya.. belajarnya pelan-pelan aja sampai nandra suka belajar.